BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

calendar_today October 29, 2026 at 06:45 person By Admin schedule 2 hours ago
BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten perbankan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) akan melakukan pembelian kembali saham (buyback) di tengah kondisi pasar yang bergejolak.

Berdasarkan keterbukaan informasi, jumlah nilai seluruh buyback sebesar-besarnya Rp547 miliar. Rencananya, aksi ini dilakukan melalui Bursa Efek, baik secara bertahap maupun sekaligus dan diselesaikan paling lambat 3 bulan setelah keterbukaan informasi diterbitkan.

"Pelaksanaan buyback akan memperhatikan kondisi likuiditas dan permodalan perseroan, serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku," tulis manajemen BNI, Rabu (28/10/2026).


BNI memperkirakan periode buyback saham dilaksanakan mulai 28 Oktober 2026 hingga 27 Januari 2027. Bank pelat merah dengan logo angka 46 ini menyiapkan dana yang berasal dari kas internal untuk pelaksanaan buyback.

Lebih lanjut, BBNI menyampaikan transaksi tersebut tidak memiliki dampak yang material terhadap biaya operasional. Selain itu, laba rugi perusahaan diproyeksi masih sejalan dengan target perseroan.

"Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan buyback tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha Perseroan, mengingat Perseroan memiliki modal dan cash flow yang cukup untuk melaksanakan pembiayaan transaksi bersamaan dengan kegiatan usaha perseroan," jelas BBNI.

Aksi buyback saham ini juga akan dilaksanakan dengan harga yang dianggap baik dan wajar dengan memperhatikan POJK 13/2023 dan ketentuan terkait yang berlaku.

Adapun, rencana buyback saham oleh BNI ini menyusul bank-bank milik negara lainnya yang telah menyampaikan rencana sebelumnya. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) telah mengumumkan rencana buyback saham tahap II dengan nilai sebesar-sebesarnya Rp1 triliun hingga 21 Januari 2027.

Sebelumnya, pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 24 Maret 2025, pemegang saham telah menyetujui pelaksanaan buyback saham dengan nilai sebesar-besarnya Rp3 triliun, yang dapat dilakukan melalui bursa efek maupun di luar bursa efek, baik secara bertahap maupun sekaligus sesuai ketentuan yang berlaku.

Memasuki 2026, BRI kembali melanjutkan langkah tersebut melalui pelaksanaan buyback dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. Berdasarkan keterbukaan informasi pada 12 Juni 2026, BRI mengalokasikan dana sebesar-besarnya Rp500 miliar untuk pelaksanaan buyback tahap I pada periode 12 Juni hingga 11 September 2026.

Bank Himbara lainnya, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) juga bersiap buyback saham sebesar-besarnya Rp500 miliar dengan dana yang disiapkan dari kas internal perseroan.

Share insight ini: